SURGA itu seperti Perpustakaan yang sangat besar.

HP 081265748769

HP 081265748769

24.6.12

Jakarta Book Fair 2012 Pameran Buku Terlengkap-Tahun Ajaran Baru dan Mahasiswa

Jakarta Book Fair 2012

Hingga tahun ini, IKAPI Jakarta telah mengadakan 22 kali pameran buku yang kemudian memakai nama baru ‘Jakarta Book Fair’. Pameran buku yang diadakan 23 Juni hingga 1 Juli 2012 di Gelora Bung Karno, Senayan ini diikuti oleh 332 penerbit dengan jumlah stan 210 buah. Hingga 1 Juli 2012, akan ada 85 mata acara, antara lain seminar pendidikan untuk guru, lomba cerdas cermat bahasa Inggris, lomba pidato bahasa Inggris, lomba tari kreasi daerah, launching buku, launching film nasional ‘Ambilkan Bulan’, Olimpiade Matematika, creative-preneur, dan acara lainnya. “Panitia Jakarta Book Fair 2012 juga menghadirkan beragam public figure seperti Dahlan Iskan, Fauzi Bowo, Jokowi, Sudjiwo Tejo, Prof. Tjipta Lesmana, Bambang Soesatyo, Deddy Corbuzier, Raditya Dika, Cak Eko, Pandji Pragiwaksono, dan sejumlah tokoh lainnya sebagai pengisi acara,” ujar Hikmat Kurnia, Ketua Panitia Jakarta Book Fair 2012.

Sebagai kegiatan yang terkait dengan literasi dan budaya membaca, IKAPI Jakarta berkeyakinan bahwa pameran buku bisa mempunyai tiga makna strategis. Pertama, sebagai momentum bagi warga Jakarta dan warga kota-kota sekitarnya mendapatkan buku-buku yang menjadi minat para warga. Momentum ini menjadi tepat karena selama Jakarta Book Fair berlangsung, semua stan menawarkan diskon menarik dan koleksi buku lengkap. Kedua, pameran buku bisa menjadi salah satu upaya mengejar ketertinggalan dalam pencapaian Indeks Pembangunan Manusia. Salah satu parameter Indeks Pembangunan Manusia ialah tingkat membaca pada orang dewasa, selain kombinasinya dengan pendidikan dasar dan menengah. Sebagaimana kita pahami, buku merupakan jendela dunia pengetahuan.

Kegiatan membaca memungkinkan kita menjelajah dunia pengetahuan secara nyaris tak terbatas. Dengan demikian, kegiatan membaca buku menjadi kegiatan yang sangat bermanfaat bagi pengayaan wawasan, mendukung kecerdasan, sekaligus mendukung pemikiran yang lebih terbuka. Makna ketiga ialah pameran buku seperti Jakarta Book Fair menjadi barometer perbukuan di tanah air, tidak saja karena diadakan di Jakarta, namun juga karena tingginya minat penerbit dan pemangku kepentingan, besarnya animo para pembaca buku sebagai pengunjung pameran, dan tak kalah pentingnya diseminasi berbagai gagasan yang termuat dalam buku-buku. “Sejak 4 tahun terakhir, Jakarta Book Fair termasuk salah satu agenda sosial-budaya yang telah diakui Pemda DKI Jakarta sebagai salah satu agenda kegiatan dalam rangka ulang tahun kota Jakarta,” terang Andreas Haryono, dari bagian acara Panitia Jakarta Book Fair 2012. Ia menambahkan target pengunjung Jakarta Book Fair 2012 dengan tema ‘Books for a Better Life’ ini pada hari kerja sebesar 150.000 orang dan 200.000 orang pada akhir pekan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar