Langsung ke konten utama

9 risalah al-Ghazali

Ada perbedaan mencolok antara corak karya-karya Imam Al-Ghazali sebelum dan sesudah beliau menjalani periode 'uzlah. Jika sebelum 'uzlah karya-karya beliau bercorak ilmiah dan amal lahiriah seperti fiqih dan lain-lain, maka selepas 'uzlah karya-karya beliau lebih banyak bercorak mistis dan esoteris. Sebagian besar risalah al-Ghazali yang ada di tangan pembaca ini tampaknya ditulis setelah beliau ber-'uzlah dan mangalami apa yang diistilahkan dengan 'pencerahan batin'. Dan lagi-lagi, bukan Al-Ghazali jika kita tidak menemukan hal-hal baru dalam setiap karya tulis beliau. Itulah sebabnya Imam Abdullah bin Alwi al-Haddad dalam sebuah qashidah ra'iyyah-nya memuji Al-Ghazali sebagai orang yang memang berhak atas gelar Hujjatul Islam.
Harga buku Rp 54.000,-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengupas Wahdatul Wujud Syaikh Abdus Shamad Al-Palimban

Subjudul : Kajian kritis terhadap naskah Zâd al-Muttaqin fi Tauhid Rabb al-‘Alamin Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, semoga shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada junjungan kita, Rasulullah saw., keluarga dan para sahabatnya. Zâd al-Muttaqîn fi Tauhîd Rabb al-`Âlamîn adalah salah satu karya terpenting Syaikh Abdus Shamad al-Palimbani. Dikatakan demikian,karena dari segi kandungannya, karya yang masih berbentuk naskah manuskrip ini, merupakan satu-satunya karya al-Palimbani yang secara utuh memaparkan ajarannya tentang Wihdat al-Wujûd, sehingga kehadiran karya ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif dan menyeluruh tentang kerangka besar pemikiran sufistik al-Palimbani, terutama jika dikaitkan dengan pemikirannya dalam karya-karya sebelum dan sesudahnya. Sayangnya, karya ini belum dikenal, bahkan belum diketahui keberadaannya secara luas oleh masyarakat. Hal ini disebabkan karena memang naskah ini tidak tercantum dalam katalog-katalog naskah A...