Langsung ke konten utama

Fiqih Cinta: Mengupas Cinta Secara Lengkap Sudut Pandang Islam

Islam adalah agama yang sempurna. Seluruh aspek kehidupan manusia—lahir dan batin, individu dan masyarakat, dunia dan akhirat—telah diatur oleh ajaran Islam. Sementara itu, cinta adalah persoalan krusial bagi manusia yang seharusnya memiliki kedudukan penting di dalam Islam. Namun, anehnya, justru sangat sedikit jumlah khazanah pustaka Islam yang bertema cinta. Mungkin hal ini disebabkan banyak kalangan ulama Muslim yang menganggap tabu tema ini, yang banyak menjurus pada masalah-masalah seks. Akibatnya, ilmu tentang cinta jarang sekali dibahas secara komprehensif. Meski demikian, ada juga beberapa buku bertema cinta, namun semuanya kurang memuaskan.Padahal, cinta adalah anugerah Allah SWT yang bernuansa lembut dan indah.

Sementara itu, kalangan sekuler dan non-Islam demikian gencarnya menerbitkan berbagai serial buku bertema cinta. Meski isinya sarat dengan kesesatan, banyak darinya yang menjadi bestseller karena dikemas dengan apik dan menawan. Akibatnya, dapat dilihat langsung, para remaja dan pemuda Muslim tersesat karena alur pemikiran dan teori-teori yang disajikan buku-buku itu. Dengan demikian, keberadaan sebuah buku fiqih yang membahas cinta secara lengkap, dapat dicerna dan diterima oleh semua kalangan, memang benar-benar menjadi kebutuhan mendesak. Fardhu kifayah hukumnya bagi kaum Muslim untuk mengadakannya, khususnya kalangan cendekiawan Muslim yang dianugerahi kemampuan menulis dan juga para penerbitnya.

Harga buku Rp. 89.000

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengupas Wahdatul Wujud Syaikh Abdus Shamad Al-Palimban

Subjudul : Kajian kritis terhadap naskah Zâd al-Muttaqin fi Tauhid Rabb al-‘Alamin Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, semoga shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada junjungan kita, Rasulullah saw., keluarga dan para sahabatnya. Zâd al-Muttaqîn fi Tauhîd Rabb al-`Âlamîn adalah salah satu karya terpenting Syaikh Abdus Shamad al-Palimbani. Dikatakan demikian,karena dari segi kandungannya, karya yang masih berbentuk naskah manuskrip ini, merupakan satu-satunya karya al-Palimbani yang secara utuh memaparkan ajarannya tentang Wihdat al-Wujûd, sehingga kehadiran karya ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif dan menyeluruh tentang kerangka besar pemikiran sufistik al-Palimbani, terutama jika dikaitkan dengan pemikirannya dalam karya-karya sebelum dan sesudahnya. Sayangnya, karya ini belum dikenal, bahkan belum diketahui keberadaannya secara luas oleh masyarakat. Hal ini disebabkan karena memang naskah ini tidak tercantum dalam katalog-katalog naskah A...