Langsung ke konten utama

Setengah Gila Setengah Waras

"Kejujuran emosional Wilensky dan humornya yang mengejutkan membuat memoar ini bukan hanya menjadi sebuah penuturan informatif tentang diagnosis dan pengobatan, melainkan juga sebuah penjelajahan luar biasa bijak atas tema-tema lebih besar tentang keberbedaan dan kebutuhan untuk saling memiliki dan dimiliki."-Publishers Weekly

Aku gila, tetapi mungkin juga tidak. Inilah yang terlintas dalam benak Amy Wilensky hampir sepan-jang hidupnya ketika pikirannya "melompat" secara tiba-tiba dan "membelok" dengan cara yang ti-dak dipahaminya, serta tubuhnya melakukan hal-hal yang tidak mampu dikendalikannya. Meski ke-hidupannya boleh dibilang "normal" dan prestasi di sekolahnya cemerlang, Amy khawatir bahwa ia rapuh di bawah permukaan jiwanya, dan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam dirinya.

Buku kecil ini adalah sebuah memoar yang menuturkan secara emosional pergulatan Amy Wilensky dengan penyakit gangguan syaraf berupa gerenyet (yakni, bagian-bagian tubuh yang bergerak-gerak sendiri di luar kendali pengidapnya) dan juga sindrom Tourette yang paling sering disalahpahami. Sebagai seorang yang mengidap sendiri kedua penyakit itu, Wilensky melukiskan hubungannya dengan orang-orang yang sangat dikenalnya: keluarganya, sahabat-sahabatnya, dan juga dirinya sendiri. Kisah hidupnya yang menggetarkan ini-kadang sedih dan kadang gembira-memperluas pemahaman kita tentang pikiran manusia yang sangat kompleks dan menggugat dengan halus dan apik pandangan kita tentang apa sesungguhnya yang disebut sebagai "normal."


"Mengharukan, memikat-tak jadi soal apa pun bentuk perjuangan yang mungkin ditempuh pembaca sendiri untuk bisa diterima."-Elle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melepas Belitan Wahabi, Dilengkapi Cara Shalat Nabi

Buku Melepas Belitan Wahabi diberi kata sambutan oleh: 1. Ustad Najib Sanusi Lubis. 2. Ustad H. Hafiz Yazid. 3. Abuya Tgk H. Jama;uddin Wali 4. Tgk H. Baidhawi Adnan (Abati) 5. Abu H. Marhaban Adnan 6. Tgk Abdul Hamid Laduny 7. Abu Wahab 8. Ustad Bakri (Abun) 7. Ustad Ja'far Al-Munziri 8. Abdullah Habib, Kyai Langitan 9. Buya H. Nasrial BA. DT. Rangkayao Dirajo 10. Ustad M. Arif Pasaman Koto Mojobasa 11. Bupati Aceh Barat Daya, Drs. HT. Burhanuddin Sampe, MM. 12. Dayah Budi Malikusshaleh 13. Buya Muhammad Jali Sadana Profil Singkat: Ustad Abi Maulana Syarifuddin Bin Husin kelahiran desa Pantai Jempa Kec. Bandar Pusaka, Aceh Tamiang.  Harga buku Rp. 200.000, belum termasuk ongkos kirim. Disusun dengan bahasa yang sangat sederhana sehingga mudah dipahami.

Tanyalah Aku Sebelum Kehilangan Aku

Imam Ali k.w. berkata: "Wahai manusia, bertanyalah kepadaku sebelum kalian kehilangan aku. Sesungguhnya aku ini lebih mengetahui jalan-jalan langit daripada jalan-jalan bumi. Bahkan, aku mengetahui sebelum bencana itu terjadi dan menghempaskan impian-impian umat ini." Harga buku Rp. 67.000

Psikologi Ilmu Jiwa dalam Pandangan Ibn SIna

Setiap filosof tidak pernah luput dari pembahasan ten­tang jiwa manusia, karena jiwa merupakan bagian yang paling dekat dengan [diri] kita dan sangat mis­te­rius. Tetapi, setiap kali para pemikir mengira bahwa me­reka sudah mengetahui lebih banyak ten­tang jiwa, me­nyelami hakikatnya, menyingkap raha­sia­nya dan me­ngenali esensinya, ternyata mereka men­­­dapati ilmu itu laksana fatamorgana dan esensi jiwa sebagai feno­me­­na yang menarik. Bukti pentingnya karya Ibn Sînâ tentang jiwa dan pe­ngaruhnya yang besar pada Abad Pertengahan ada­lah bahwa karya itu telah diterjemahkan ke dalam ba­hasa Latin dan tersebar luas di kalangan filosof Eropa. Ini­ diperkuat oleh beberapa manuskrip Ibn Sînâ yang masih tersimpan di perpustakaan-per­pus­ta­kaan Ero­pa­ sampai sekarang dan berjumlah sekitar 45 manus­krip. Pemikiran Eropa masih sangat dipengaruhi karya-kar­­ya Ibn Sînâ sejak abad ke-12 M hingga abad ke-17 M, ketika muncul Rene Descartes yang banyak me­ng­u­tip argumentasi Ibn Sînâ dalam m...