Langsung ke konten utama

35 Sebab Diampuninya Dosa


Imam Ahmad meriwayatkan di dalam Musnad-nya dari Abu sa'id, dari Nabi Saw., beliau bersabda: "Iblis berkata, 'Wahai Tuhanku, demi kekuasaan-Mu, aku senantiasa akan menyesatkan hamba-hamba-Mu selama nyawa mereka masih berada di tubuh-tubuh mereka.' Allah Ta'ala berfirman, 'Demi kekuasaan dan keagungan-Ku, Aku senantiasa mengampuni mereka selama mereka memohon ampunan kepada-Ku."'

Demikianlah janji iblis yang terkutuk, dia berusaha tiada henti-hentinya hendak menyesatkan manusia, tetapi rahmat Allah Swt. lebih besar daripada tekad iblis itu. Dia senantiasa akan mengampuni hamba-Nya yang mau memohon ampun kepada-Nya.

Akan tetapi, ampunan Allah Swt. ini tidak datang dengan sendirinya ia mempunyai sebab-sebab yang harus dilalui seorang hamba dalam mendapatkan ampunan-Nya.
Buku yang di hadapan pembaca budiman ini, 35 sebab diapuninya dosa menurut Al-Quran dan Sunnah Nabi Saw., membahas, sebab-sebab pengampunan dosa. Ia disajikan secara apik oleh seorang penulis wanita Arab Saudi. Buku ini sangat bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.


Ukuran 10 x 15 cm, Tebal 180 halaman
Harga buku Rp 16.500,-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melepas Belitan Wahabi, Dilengkapi Cara Shalat Nabi

Buku Melepas Belitan Wahabi diberi kata sambutan oleh: 1. Ustad Najib Sanusi Lubis. 2. Ustad H. Hafiz Yazid. 3. Abuya Tgk H. Jama;uddin Wali 4. Tgk H. Baidhawi Adnan (Abati) 5. Abu H. Marhaban Adnan 6. Tgk Abdul Hamid Laduny 7. Abu Wahab 8. Ustad Bakri (Abun) 7. Ustad Ja'far Al-Munziri 8. Abdullah Habib, Kyai Langitan 9. Buya H. Nasrial BA. DT. Rangkayao Dirajo 10. Ustad M. Arif Pasaman Koto Mojobasa 11. Bupati Aceh Barat Daya, Drs. HT. Burhanuddin Sampe, MM. 12. Dayah Budi Malikusshaleh 13. Buya Muhammad Jali Sadana Profil Singkat: Ustad Abi Maulana Syarifuddin Bin Husin kelahiran desa Pantai Jempa Kec. Bandar Pusaka, Aceh Tamiang.  Harga buku Rp. 200.000, belum termasuk ongkos kirim. Disusun dengan bahasa yang sangat sederhana sehingga mudah dipahami.

Tanyalah Aku Sebelum Kehilangan Aku

Imam Ali k.w. berkata: "Wahai manusia, bertanyalah kepadaku sebelum kalian kehilangan aku. Sesungguhnya aku ini lebih mengetahui jalan-jalan langit daripada jalan-jalan bumi. Bahkan, aku mengetahui sebelum bencana itu terjadi dan menghempaskan impian-impian umat ini." Harga buku Rp. 67.000

Psikologi Ilmu Jiwa dalam Pandangan Ibn SIna

Setiap filosof tidak pernah luput dari pembahasan ten­tang jiwa manusia, karena jiwa merupakan bagian yang paling dekat dengan [diri] kita dan sangat mis­te­rius. Tetapi, setiap kali para pemikir mengira bahwa me­reka sudah mengetahui lebih banyak ten­tang jiwa, me­nyelami hakikatnya, menyingkap raha­sia­nya dan me­ngenali esensinya, ternyata mereka men­­­dapati ilmu itu laksana fatamorgana dan esensi jiwa sebagai feno­me­­na yang menarik. Bukti pentingnya karya Ibn Sînâ tentang jiwa dan pe­ngaruhnya yang besar pada Abad Pertengahan ada­lah bahwa karya itu telah diterjemahkan ke dalam ba­hasa Latin dan tersebar luas di kalangan filosof Eropa. Ini­ diperkuat oleh beberapa manuskrip Ibn Sînâ yang masih tersimpan di perpustakaan-per­pus­ta­kaan Ero­pa­ sampai sekarang dan berjumlah sekitar 45 manus­krip. Pemikiran Eropa masih sangat dipengaruhi karya-kar­­ya Ibn Sînâ sejak abad ke-12 M hingga abad ke-17 M, ketika muncul Rene Descartes yang banyak me­ng­u­tip argumentasi Ibn Sînâ dalam m...