Langsung ke konten utama

BORROWING BRILLIANCE: Rahasia Sukses dengan Meminjam Gagasan Orang Lain


Sinopsis


Dari mana Bill Gates "meminjam" gagasan untuk Windows?
Gates meminjam gagasan untuk Windows dari Steve Jobs setelah ia melihat prototipe Macintosh pertama. Tapi tak usah merasa kasihan kepada Steve—toh, Steve juga meminjam gagasan itu dari Xerox Palo Alto Research Center. Dan tentu saja, Xerox juga meminjam gagasan tersebut—dari seorang peneliti akademis tak terkenal.


Dari mana George Lucas “meminjam” gagasan untuk film Star Wars?
Ia meminjam gagasan helm Darth Vader dan tentara Imperial Stormtroopers dari Hitler. Ia meminjam jubah Jedi dan pedang lightsaber dari Samurai Jepang. Dan ia meminjam plot untuk film itu dari buku Joseph Campbell berjudul The Hero with a Thousand Faces. Di atas semua itu, Star Wars adalah kombinasi unik antara fiksi ilmiah dan mitologi


Seni berpikir kreatif pada dasarnya adalah sebuah seni meminjam gagasan. Banyak inovasi besar terjadi ketika orang mengambil gagasan yang sudah ada dan mengembangkannya. Gagasan itu seperti makhluk hidup, yang secara alami berevolusi dengan berjalannya waktu. Konsep-konsep yang telah ada diubah dan digabungkan untuk membentuk sebuah konsep baru; seperti geometri, trigonometri, dan aljabar bergabung membentuk kalkulus.


Dalam buku Borrowing Brilliance ini, Murray menunjukkan dengan gamblang bagaimana hal tersebut dapat terjadi. Sebagai seorang pelaku bisnis dan wirausahawan, ia telah mengembangkan sebuah sistem unik yang sangat praktis. Ia juga menceritakan kisah-kisah inspiratif—dari Sony Walkman, film legendaris Star Wars, Windows-nya Bill Gates, Google-nya Larry Page dan Sergey Brin, hingga Facebook-nya Mark Zuckerberg—untuk menunjukkan bagaimana cara para wirausahawan dan visioner besar menciptakan terobosan besar, dengan mengetahui di mana dan bagaimana cara meminjam gagasan. Konsep “meminjam gagasan” ini tidak hanya dapat diterapkan dalam dunia bisnis, tapi juga banyak bidang lain.

Buku ini sangat membuka wawasan dan inspirasional, dan dengan meyakinkan menunjukkan bahwa siapa pun dapat melatih diri untuk memecahkan permasalahan dan menciptakan gagasan baru—dari gagasan yang sudah ada sebelumnya.

-------------------------------------------------

"Saya suka buku ini! Pada awalnya pembaca akan terkecoh karena menganggap 'meminjam gagasan' orang lain adalah sebuah aksi plagiarisme alias penjiplakan. Namun setelah dibaca lebih jauh, lewat buku ini Murray dengan cerdas menjelaskan bahwa 'meminjam gagasan' adalah sejenis kreativitas tingkat tinggi."

- Yoris Sebastian, konsultan kreatif dan penulis buku Creative Junkies



“Meminjam gagasan bukanlah pencurian, tapi justru suatu kebutuhan untuk menciptakan inovasi. Charles Darwin, George Lucas, Steve Jobs, Stephen King dan sejumlah inovator lain paham bagaimana memanfaatkan gagasan yang sudah ada dan mengubahnya menjadi solusi.”

- Publishers Weekly



“Beginilah seharusnya buku bisnis ditulis. Konsep hebat yang ditulis dengan cerdas dan menarik.”

- Al Ries, penulis War in the Boardroom

Detail buku:
Penulis : David Kord Murray
Penerbit : Kaifa Enterpreneur Ship
ISBN : 978-602-8994-31-6
Cover : Soft Cover
Ukuran : 15.5 x 23.5 x 2.5 cm

Harga buku Rp. 65.000,-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengupas Wahdatul Wujud Syaikh Abdus Shamad Al-Palimban

Subjudul : Kajian kritis terhadap naskah Zâd al-Muttaqin fi Tauhid Rabb al-‘Alamin Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, semoga shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada junjungan kita, Rasulullah saw., keluarga dan para sahabatnya. Zâd al-Muttaqîn fi Tauhîd Rabb al-`Âlamîn adalah salah satu karya terpenting Syaikh Abdus Shamad al-Palimbani. Dikatakan demikian,karena dari segi kandungannya, karya yang masih berbentuk naskah manuskrip ini, merupakan satu-satunya karya al-Palimbani yang secara utuh memaparkan ajarannya tentang Wihdat al-Wujûd, sehingga kehadiran karya ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif dan menyeluruh tentang kerangka besar pemikiran sufistik al-Palimbani, terutama jika dikaitkan dengan pemikirannya dalam karya-karya sebelum dan sesudahnya. Sayangnya, karya ini belum dikenal, bahkan belum diketahui keberadaannya secara luas oleh masyarakat. Hal ini disebabkan karena memang naskah ini tidak tercantum dalam katalog-katalog naskah A...