Langsung ke konten utama

Bisnis Model Baru:: Bisnis Online Menjanjikan:: Lambat Kaya Tapi Pasti!

Artikel ini hanya sekilas. Apa itu bisnis online? Bisnis online adalah bisnis yang dijalankan secara  online [internet]. Tidak peduli kapan pun, di mana pun Anda berada, selagi  terkoneksi  internet, Anda masih bisa bekerja. Bisnis online model baru adalah yang selalu menemukan peluang-peluang strategis seperti melayani konsumen, tidak menipu konsumen dengan iklan-iklan yang menjerumuskan. 

Satu hal lagi, bisnis online harus dijalankan dengan cara jujur. Sebelumnya, kita harus membuat sebuah web/situs/blog yang fungsinya untuk dilihat oleh target-target market yang kita bidik.


Beberapa Jenis bisnis online di antara sekian juta peluang bisnis online. 

  • Forex Trading
  • Ebook
  • Affilite Program
  • Autosurf Program
  • MLM (Multi Level Marketing)
  • PPC
  • Adsense
  • Virtual Consulting
  • Tangible/intangible
  • Jual beli link
  • Game Online
  • etc.

Selain itu di toko online banyak juga yang menjual:
  • Parfum
  • Sepatu
  • Buku
  • Pakaian/fashion
  • Tanaman/tumbuhan/benih/bibit/biji
  • Mainan anak
  • Peralatan dapur
  • Furnitur
  • Mobil/motor/sepeda
  • Kertas/plastik
  • dan seterusnya
Pebisnis online bekerja dengan cara-cara spesifik. Sepintas, bila dilihat orang. Ia seperti tidak bekerja. Di depan komputer, otak-atik kata, gambar, audio, video, unggah, unduh. Lalu dolar mengalir? Semudah itukah? YA! Ingat, bisnis online bukan bisnis cepat kaya.


Bisnis online adalah BISNIS KAYA dengan CARA LAMBAT dan PASTI!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daftar Buku-buku Filsafat

    Truth About Cheating           by Gary Neuman, Gagas Media List Price:     Rp 45.000           Si Cacing & Kotoran Kesayangannya 2 by Ajahn Brahm AWARENES PUBLICATION List Price:     Rp 50.000 Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar, Jujun Sinar Harapan List Price:     Rp 55.000           Berani Menertawakan Diri Sendiri     by Sulaiman Budiman     List Price:     Rp 59.000 Excuse Moi by Margareta Astaman GPU 2011           Product ID: 715326 IN STOCK           List Price:     Rp 35.000 Online Price:     Rp 29.750 You Save:     Rp 5.250 (15%)           add to wish list +   ...

Fatwa-fatwa Mutakhir Yusuf Qardhawi

Sekalipun mazhab yang terkandung dalam ilmu fiqih tidak menyangkut soal-soal akidah, dalam implementasinya perbedaan pandangan dalam fiqh justru memicu dan menciptakan keyakinan atau akidah baru yang berbeda. Mengapa hal ini terjadi? Dr. Yusuf Qardhawi-seorang ulama dan mujtahid terkemuka dari Mesir-menjelaskannya dengan cukup gamblang, meski belum tuntas sepenuhnya sebagai berikut. Pertama, sejumlah cabang ilmu hukum fiqih terbit karena ada kasus-kasus tertentu yang tidak pernah di masa Nabi Muhammad Saw. Kedua, selama periode pertengahan abad ketiga Hijriah, belum dikenal adanya mazhab baru. Kitab fiqh yang ditulis oleh para ulama umumnya berupa rincian keterangan tentang ketentuan-ketentuan hukum yang sebagian berpijak pada situasi dan kondisi di zamannya. Dunia Islam megenal beberapa mazhab fiqh. Empat di antaranya adalah mazhab Maliki, Hanafi, Syafi'i dan Hambali. Menurut Yusuf Qardhawi, jalan terbaik untuk memecahkan masalah-masalah dalam fiqih harus bersumber dari analisis d...

Menyisir Jejak Betawi-Batavia 1740

Sinopsis Di akhir abad ke-19, sebuah kota melahirkan etnisnya sendiri. Tradisi dan budayanya diikat oleh Islam yang bersahabat , terbuka, dan memberi ruang bagi yang lain. Proses "menjadi" itu berlangsung di tengah pahit getir perbudakan. Arsiteknya adalah orang-orang pinggiran dan dikembangkan oleh kaum berada dan terpelajar di kota. Kota itu bernama Batavia. Etnis dan budayanya disebut Betawi--Betawi pinggiran dan Betawi Tengah. Batavia dan Betawi, seperti sebuah rumah dengan penghuninya. Kota bukan lagi sekadar tempat mencari atau menghamburkan uang, tetapi menjadi tempat yang baik membangun tradisi dan mengikat kebersamaan. Dalam perjalanan waktu, ada tradisi yang memudar bahkan hilang semangat dan keindahannya. Tetapi di sisi lain, harapan akan gagasan-gagasan untuk membangun tradisi baru masih terus mengalir hingga kini. Mudah-mudahan buku ini bisa ikut membuka kembali proses "menjadi" orang Jakarta sehingga Jakarta tak lagi sekadar tempat bagi orang-ora...