Langsung ke konten utama

Sejarah E-Book:: Revolusi Buku Digital :: Evolusi Buku Konvensional

Buku [edisi kertas] semakin hari semakin "kurang digandrungi". Penerbit buku banyak yang ditutup. Media surat kabar gulung tikar. Fenomena ini terjadi bukan hanya di Indonesia, di Amerika sekalipun yang penduduknya heterogen mengalami demikian. 


Arti Buku dan Evolusi Buku Konvensional
Buku mudah dibawa menerbarkan ilmu pengetahuan. 
Pendorong terciptanya sebuah peradaban.
Buku adalah sahabat di kesunyian. Guru di padang pasir.

Revolusi Buku Digital [e-book]
Saingan buku konvensional adalah buku digital dan akses informasi internet tanpa atas.
Informasi semakin canggih, praktis, dan simpel. 
E-book tidak serta merta menumpas habis para penggila buku. Masih banyak juga yang menyukai buku  konvensional [format kertas].


Sejarah dan Perkembangan E-Book
•   E-book hadir seiring dengan perkembangan teknologi.
• Buku elektronik atau e-book memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi multimedia. 
Dalam  e-book dapat diintegrasikan tayangan suara, grafik, gambar, animasi, maupun movie 
• Satu keping DVD dapat membuat ratusan buku seperti Encarta dan Encyclopedia Britannica.
•  Format ekstensi database e-book bermacam-macam seperti *.pdf, *.docx, *.ppt dan seterusnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melepas Belitan Wahabi, Dilengkapi Cara Shalat Nabi

Buku Melepas Belitan Wahabi diberi kata sambutan oleh: 1. Ustad Najib Sanusi Lubis. 2. Ustad H. Hafiz Yazid. 3. Abuya Tgk H. Jama;uddin Wali 4. Tgk H. Baidhawi Adnan (Abati) 5. Abu H. Marhaban Adnan 6. Tgk Abdul Hamid Laduny 7. Abu Wahab 8. Ustad Bakri (Abun) 7. Ustad Ja'far Al-Munziri 8. Abdullah Habib, Kyai Langitan 9. Buya H. Nasrial BA. DT. Rangkayao Dirajo 10. Ustad M. Arif Pasaman Koto Mojobasa 11. Bupati Aceh Barat Daya, Drs. HT. Burhanuddin Sampe, MM. 12. Dayah Budi Malikusshaleh 13. Buya Muhammad Jali Sadana Profil Singkat: Ustad Abi Maulana Syarifuddin Bin Husin kelahiran desa Pantai Jempa Kec. Bandar Pusaka, Aceh Tamiang.  Harga buku Rp. 200.000, belum termasuk ongkos kirim. Disusun dengan bahasa yang sangat sederhana sehingga mudah dipahami.

Tanyalah Aku Sebelum Kehilangan Aku

Imam Ali k.w. berkata: "Wahai manusia, bertanyalah kepadaku sebelum kalian kehilangan aku. Sesungguhnya aku ini lebih mengetahui jalan-jalan langit daripada jalan-jalan bumi. Bahkan, aku mengetahui sebelum bencana itu terjadi dan menghempaskan impian-impian umat ini." Harga buku Rp. 67.000

Psikologi Ilmu Jiwa dalam Pandangan Ibn SIna

Setiap filosof tidak pernah luput dari pembahasan ten­tang jiwa manusia, karena jiwa merupakan bagian yang paling dekat dengan [diri] kita dan sangat mis­te­rius. Tetapi, setiap kali para pemikir mengira bahwa me­reka sudah mengetahui lebih banyak ten­tang jiwa, me­nyelami hakikatnya, menyingkap raha­sia­nya dan me­ngenali esensinya, ternyata mereka men­­­dapati ilmu itu laksana fatamorgana dan esensi jiwa sebagai feno­me­­na yang menarik. Bukti pentingnya karya Ibn Sînâ tentang jiwa dan pe­ngaruhnya yang besar pada Abad Pertengahan ada­lah bahwa karya itu telah diterjemahkan ke dalam ba­hasa Latin dan tersebar luas di kalangan filosof Eropa. Ini­ diperkuat oleh beberapa manuskrip Ibn Sînâ yang masih tersimpan di perpustakaan-per­pus­ta­kaan Ero­pa­ sampai sekarang dan berjumlah sekitar 45 manus­krip. Pemikiran Eropa masih sangat dipengaruhi karya-kar­­ya Ibn Sînâ sejak abad ke-12 M hingga abad ke-17 M, ketika muncul Rene Descartes yang banyak me­ng­u­tip argumentasi Ibn Sînâ dalam m...