Langsung ke konten utama

Paham-Paham Yang Perlu Diluruskan (Mafahim Yajib An Tushahhah)

Paham-Paham Yang Perlu Diluruskan

(Mafahim Yajib An Tushahhah)

Penulis: Prof. Dr. Muhammad 'Alwy Al Maliky

Harga: Rp. 20.000,-
Apa yang perlu diluruskan? Mengapa perlu diluruskan?
Siapa yang meluruskan? Dengan cara bagaimana meluruskannya?
Ada banyak paham, sikap, sifat, pendapat, dan atau tindakan yang keliru dari sebagian orang yang mengaku kaum Muslimin - menurut penulis buku ini - yang perlu diluruskan, baik dengan dalil-dalil atau nash dalam Al Qur'andan Al Hadits, maupun atsar serta pendapat dari para Ulama Syalafusshalih, demi keutuhan persatuan dan kesatuan ummat Islam di seluruh dunia.

Ada 3 materi pokok yang dibahas dengan tegas, jelas, dan tuntas dalam buku ini - Aqidah, Tawassul, dan Syafa'at - yang menjawab dengan akurat, setiap soal yang diajukan oleh pihak-pihak tertentu yang melakutan kekeliruan tersebut.
Benarkah dilarang keras menuduh Kafir kepada para pemeluk Islam?
Bagaimanakah sanksi dan hukum mencaci dan membunuh Muslim?
Bolehkah menggunakan wasithah dalam berdo'a?
Apakah yang dimaksud dengan wasithah bernilai syirik?
Apakah beda Bid'ah Hasanah dan Bid'ah Sayyi'ah itu?
Apakah yang dimaksud dengan Tawassul?

Bagaimanakah tawassulnya orang Yahudi dengan Nabi Muhammad saw?
Bagaimana tawassul menurut Ibnu Hambal?
Seperti apakah metode tawassul Ibnu Taimiyah? Bagaimana dengan tawassul Imam Al Syawkany?
Bolehkah bertawassul dengan barang peninggalan Rasulullah SAW?
Bolehkah bertawassul dengan selain Nabi Muhammad SAW?
Apakah yang dimaksud dengan Syafa'at?
Bagaimana Ibnu Taimiyah menafsirkan ayat-ayat syafa'at?
Apakah yang dimaksud dengan sesat?
Benarkah meminta kepada sesama makhluk (sesuatu yang hanya dapat dilakukan oleh Allah) hukumnya syirik?
Bagaimanakah kisah Abu Hurairah? Qatadah? Mu'adz?
Apakah makna ayat: "iyyaka Na'budu wa iyyaka Nasta’in”?
Jawabnya semua; pasti! Hanya ada dalam buku ini.
Mari kita simak bersama ...
Silakan…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melepas Belitan Wahabi, Dilengkapi Cara Shalat Nabi

Buku Melepas Belitan Wahabi diberi kata sambutan oleh: 1. Ustad Najib Sanusi Lubis. 2. Ustad H. Hafiz Yazid. 3. Abuya Tgk H. Jama;uddin Wali 4. Tgk H. Baidhawi Adnan (Abati) 5. Abu H. Marhaban Adnan 6. Tgk Abdul Hamid Laduny 7. Abu Wahab 8. Ustad Bakri (Abun) 7. Ustad Ja'far Al-Munziri 8. Abdullah Habib, Kyai Langitan 9. Buya H. Nasrial BA. DT. Rangkayao Dirajo 10. Ustad M. Arif Pasaman Koto Mojobasa 11. Bupati Aceh Barat Daya, Drs. HT. Burhanuddin Sampe, MM. 12. Dayah Budi Malikusshaleh 13. Buya Muhammad Jali Sadana Profil Singkat: Ustad Abi Maulana Syarifuddin Bin Husin kelahiran desa Pantai Jempa Kec. Bandar Pusaka, Aceh Tamiang.  Harga buku Rp. 200.000, belum termasuk ongkos kirim. Disusun dengan bahasa yang sangat sederhana sehingga mudah dipahami.

Tanyalah Aku Sebelum Kehilangan Aku

Imam Ali k.w. berkata: "Wahai manusia, bertanyalah kepadaku sebelum kalian kehilangan aku. Sesungguhnya aku ini lebih mengetahui jalan-jalan langit daripada jalan-jalan bumi. Bahkan, aku mengetahui sebelum bencana itu terjadi dan menghempaskan impian-impian umat ini." Harga buku Rp. 67.000

Psikologi Ilmu Jiwa dalam Pandangan Ibn SIna

Setiap filosof tidak pernah luput dari pembahasan ten­tang jiwa manusia, karena jiwa merupakan bagian yang paling dekat dengan [diri] kita dan sangat mis­te­rius. Tetapi, setiap kali para pemikir mengira bahwa me­reka sudah mengetahui lebih banyak ten­tang jiwa, me­nyelami hakikatnya, menyingkap raha­sia­nya dan me­ngenali esensinya, ternyata mereka men­­­dapati ilmu itu laksana fatamorgana dan esensi jiwa sebagai feno­me­­na yang menarik. Bukti pentingnya karya Ibn Sînâ tentang jiwa dan pe­ngaruhnya yang besar pada Abad Pertengahan ada­lah bahwa karya itu telah diterjemahkan ke dalam ba­hasa Latin dan tersebar luas di kalangan filosof Eropa. Ini­ diperkuat oleh beberapa manuskrip Ibn Sînâ yang masih tersimpan di perpustakaan-per­pus­ta­kaan Ero­pa­ sampai sekarang dan berjumlah sekitar 45 manus­krip. Pemikiran Eropa masih sangat dipengaruhi karya-kar­­ya Ibn Sînâ sejak abad ke-12 M hingga abad ke-17 M, ketika muncul Rene Descartes yang banyak me­ng­u­tip argumentasi Ibn Sînâ dalam m...