Langsung ke konten utama

Ukuran Kertas A0-A8

In less visual terms, any sheet of A-series paper is as long as the next-larger sheet is wide and half as wide as the next-larger sheet is long. To wit:
Sheet name     Width (mm)     Length (mm)     

A0     841     1189
A1     594     841
A2     420     594
A3     297     420
A4     210     297
A5     148     210
A6     105     148
A7     74     105
A8     52     75

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Pesan Buku

Terima kasih telah berkunjung ke tokobuku24jam. Desain tokobuku ini memang tidak memajang buku. Tetapi, lebih kepada komunikasi pencinta buku dengan buku atau dengan penyedia layanan tokobuku. Kami juga tidak hanya menjual dan membeli buku. Kami juga membagi-bagikan buku secara GRATIS. Berminat membeli hubungi nomor kami: 0882016844969 089629632661

Mengupas Wahdatul Wujud Syaikh Abdus Shamad Al-Palimban

Subjudul : Kajian kritis terhadap naskah Zâd al-Muttaqin fi Tauhid Rabb al-‘Alamin Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, semoga shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada junjungan kita, Rasulullah saw., keluarga dan para sahabatnya. Zâd al-Muttaqîn fi Tauhîd Rabb al-`Âlamîn adalah salah satu karya terpenting Syaikh Abdus Shamad al-Palimbani. Dikatakan demikian,karena dari segi kandungannya, karya yang masih berbentuk naskah manuskrip ini, merupakan satu-satunya karya al-Palimbani yang secara utuh memaparkan ajarannya tentang Wihdat al-Wujûd, sehingga kehadiran karya ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif dan menyeluruh tentang kerangka besar pemikiran sufistik al-Palimbani, terutama jika dikaitkan dengan pemikirannya dalam karya-karya sebelum dan sesudahnya. Sayangnya, karya ini belum dikenal, bahkan belum diketahui keberadaannya secara luas oleh masyarakat. Hal ini disebabkan karena memang naskah ini tidak tercantum dalam katalog-katalog naskah A...

BKS-PPS-AVROS: Nelangsa di Gedung Tua

BKS-PPS - AVROS : Nelangsa di Gedung Tua Oleh: Setiadi R. Saleh, Sos.,                                                      Di suatu siang, di Kota Medan. Matahari menyengat. Sekejap saya membuka ponsel dan mengunjungi sebuah portal online untuk mengetahui suhu di kota Medan yang saat itu melonjak ke angka 39 ⁰ Celcius. Panas menembus relung tulang, terik menggigit pori-pori. Kening mengerut, mata pedih, dan dahaga pelan-pelan mulai mengerkah batang tenggorokan. Angin bertiup lambat. Pohon tiada, teduh binasa, dan debu terhempas mengayun sayup, kendaraan-kendaraan melaju gegas, sepasang turis maju-mundur hendak menyeberang jalan. Dan tidak terasa kaos yang saya kenakan kuyup oleh ke...