Langsung ke konten utama

Sarjana Pengangguran


Sarjana pengangguran


Usiaku di ambang kepala tiga
separuh senja separuh malam
berjumpa belum pada yang didamba
kaki mengayuh menyeret bayangan gelap
suram hancur pedih
gelap dan kudus beriiring selalu 
bagai embun tersapu debu jiwaku tambah miskin

Pagi yang putih di sini aku bangun dan terjaga
memecut diri mencari yang terdalam
di sunyi-sunyi kaca plastik pinggiran jalan

Dua tahun menyandang gelar sarjana
aku malu bertemu kamu matahari waktu
luntang-lantung seperti monyet lapar memakan kutu
mencari rezeki kesana-kemari
ke tempat-tempat yang aku sendiri tak tahu lagi kemana
memompa jiwa agar tidak gila
kalah oleh keadaan atau oleh sesuatu yang lebih kuat dari iblis
lambat laun barisan angsa bernyanyi di danau yang sepi
rumahku adalah kesunyian
menyerah-berserah
setiap waktu kuberdoa
pada Gusti Pangeran Raja Manusia Pemilik Kerajaan Hati Cahaya di atas Cahaya

Apa itu lowongan kerja menyiksa raga
upah murah badan rusak mulut koyak oleh permintaan iba
koran-koran memberitakan gurau dan marabahaya
bencana lingkungan dan bencana manusia
satu menyatu sulam-menyulam lilit-melilit pintal-memintal

Aku terdampar menggelepar kedinginan
senyap semata memugar kaca mata yang retak
satu dekade melanglang buana di tanah Sunda
yang mengalir menjadi cinta
yang hanyut menjadi puisi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rumah Tangga Nabi Muhammad saw. Baitun-Nubuwwah

Buku Baitun Nubuwwah ini sungguh merupakan salah satu karya yang patut dibaca oleh setiap keluarga yang mendambakan kedamaian dan kesejahteraan hidup di dunia dan di akhirat, lebih-lebih dalam era dimana nilai-nilai kehidupan rumah tangga telah luntur." - Dr. M. Quraish Shihab , ukuran 16 x 24 cm, 1228 hlm. Harga buku Rp. 194.000

Menyisir Jejak Betawi-Batavia 1740

Sinopsis Di akhir abad ke-19, sebuah kota melahirkan etnisnya sendiri. Tradisi dan budayanya diikat oleh Islam yang bersahabat , terbuka, dan memberi ruang bagi yang lain. Proses "menjadi" itu berlangsung di tengah pahit getir perbudakan. Arsiteknya adalah orang-orang pinggiran dan dikembangkan oleh kaum berada dan terpelajar di kota. Kota itu bernama Batavia. Etnis dan budayanya disebut Betawi--Betawi pinggiran dan Betawi Tengah. Batavia dan Betawi, seperti sebuah rumah dengan penghuninya. Kota bukan lagi sekadar tempat mencari atau menghamburkan uang, tetapi menjadi tempat yang baik membangun tradisi dan mengikat kebersamaan. Dalam perjalanan waktu, ada tradisi yang memudar bahkan hilang semangat dan keindahannya. Tetapi di sisi lain, harapan akan gagasan-gagasan untuk membangun tradisi baru masih terus mengalir hingga kini. Mudah-mudahan buku ini bisa ikut membuka kembali proses "menjadi" orang Jakarta sehingga Jakarta tak lagi sekadar tempat bagi orang-ora...

Quantum Qalbu 1-Nutrisi untuk Hati (Terj. Qutul Qulub)

Buku Pertama berisi: Ayat-ayat Alquran tentang orang shalih; tata-cara wirid; amalan siang dan malam; zikir dan doa setelah subuh; shalat sunnat fajar; keutamaan shalat siang dan malam hari; shalat witir dan keutamaan shalat malam; waktu-waktu mustajab dan shalat tasbih; tentang Alquran; seluk-beluk shalat Jumat; tentang puasa. Syaikh Muhammad bin Ali bin Athiyyah al-Haritsi al-Makki, yang dikenal dengan Abu Thalib al-Makki, lahir di Makkah. Ia adalah seorang ulama yang banyak melakukan riyadhah (olah batin) dan mujahadah. Konon, selama bertahun-tahun ia tidak mengonsumsi makanan selain sayuran yang ditanamnya sendiri, sehingga kulitnya memucat. Buku yang ada di tangan pembaca ini adalah satu-satunya terjemahan kitab tersebut dalam bahasa Indonesia! ISBN: 978-979-1096-56-0, 16 x 24 cm, 422 hlm. Harga buku Rp. 85.000