Langsung ke konten utama

GPS online Gratis Download dan Apa itu GPS?

Boleh dipastikan HP zaman sekarang, terutama yang berbasis teknologi Android. Pasti dilengkapi dengan GPS [Global Positioning System]. Mengapa GPS penting? Karena, dapat digunakan sebagai tools untuk mengetahui posisi kita berada. GPS lebih canggih dari KOMPAS [alat pandu arah mata angin-NEWS-North-East-West-South].

Transmisi GPS dengan akurat dapat menunjukkan di mana kita berada selagi sinyal HP-nya aktif. 
GPS pertama digunakan oleh United States Departement of Defense (DOD) untuk kebutuhan militer. Kemudian, berkembang untuk publik. Bahasa Indonesianya GPS adalah Sistem Kedudukan Sejagat.

Keistimewaan GPS berfungsi dalam berbagai kondisi cuaca, siang atau malam. Ini cocok untuk bantuan bencana lingkungan dan lain sebagainya.

Situs Menarik untuk Dikunjungi Belajar GPS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rute Angkot di Kota Medan-Sumatera Utara Lengkap

1. CV. Desa Maju 45, Rute: Letda Sujono / Batas Kota – Jln. Gaperta . PP 2. PT. Mars 13, Rute: P. Mandala / Batas Kota – Tj. Gusta Sukadono. PP 60, Rute: Aksara- Hayam Wuruk- Pd. Bulan- Pasar I 65, Rute: Tembung / Batas Kota – Bagan Deli / Belawan. PP 70, Rute: P. Mandala / Batas Kota – T. P Baris. PP 71, Rute: Tj. Gusta – Tembung / Batas Kota. PP 45, Rute: B. Katamso / Batas Kota – Pasar V / Batas Kota. PP 128, Rute: Jln. Letda Sujono / Batas Kota-Belawan/Gabion. PP 129, Rute: Jln. B. Katamso / Bts Kota – Belawan / Gabion. PP 130, Rute: Tj. Selamat / Bts Kota – Belawan / Gabion. PP 131, Rute: Jln. Jamin Ginting / Bts Kota – Gabion. PP 133, Rute: Tj. Selamat / Bts Kota – P. Pasar / Bts Kota. PP 3.CV. Mitra Transport 141, Rute: Pancur Batu / Bts Kota – P. Mandala / Bts Kota. PP 142, Rute: Pancur Batu / Bts Kota – Gabion Belawan. PP 143, Rute: Tembung Psr X / Bts Kota – Tj. Anom / Bts Kota. PP 144, Rute: Desa Martoba / Desa Kelambir V / Bts Kota. PP 145, Rute: Tj....

Dalil - Dalil Aqidah dan Amaliah Nahdliyyah

Oleh: Tim Kodifikasi LBM PPL Penerbit: Lirboyo Harga buku: Rp. 16.000,- Dalam pandangan kaum Nahdliyyien, kehadiran Islam yang dibawa Rasulullah SAW bukanlah untuk menolak segala tradisi yang telah berlaku dan mengakar menjadi kultur budaya masyarakat, melainkan sekedar untuk melakukan pembenahan-pembenahan dan pelurusan-pelurusan terhadap tradisi dan budaya yang tidak sesuai dengan risalah Rasulullah SAW. Budaya yang telah mapan menjadi nilai normatif masyarakat dan tidak bertentangan dengan syariat, maka Islam akan mengakulturasikannya bahkan mengakuinya sebagai bagian dari budaya dan tradisi Islam itu sendiri. Beberapa amaliah dan ritualitas keagamaan yang bercorak budaya lokal dengan segala kekhasan tradisinya, yang dilestarikan kaum Nahdliyyien, adalah cerminan dari pandangan ini. Kaum Nahdliyyien meyakini bahwa, amaliah dan ritualitas yang bercorak lokal tersebut hanyalah sebatas teknis atau bentuk luaran saja, sedangkan yang menjadi substansi di dalamnya ...

Membedah Intisari Ahlissunnah Wal Jamaah

Oleh : KH. M. Danial Royyan Penerbit Menara Kudus Jogjakarta Harga buku: Rp. 25.000,- Buku ini membahas intisari Ahlisunnah Wal Jama’ah. Sebab, sebagaimana kita ketahui bahwa banyak permasalahan yang sering menjadi bahan perdebatan di kalangan umat tentang Ahlissunnah Wal Jamaah, baik yang disebabkan karena ketidaktahuannya atau efek dari perang pemikiran yang banyak terjadi pada akhir-akhir ini. Perlu juga kita sadari bahwa pada lapisan tertentu, umat mempunyai banyak kelemahan terutama tentang hal-hal yang sebenarnya prinsip, namun karena mereka tidak mengetahui secara pasti tentang hal itu, mereka menjadi bingung atau bahkan sebagian dari mereka ada ikut-ikutan prinsip "kelompok lain". Salah satu permasalahan yang dibahas dalam buku ini adalah, siapa sebenarnya yang tergolong sebagai Ahlissunnah Wal Jamaah. Dengan berbekal rujukan yang sangat memadai, penulis menguraikan panjang lebar permasalahan ini. Apakah NU tergolong Ahlissunnah Wal Jamaah? A...