Langsung ke konten utama

Gramedia Online: Toko Buku Tumpuan Penerbit-penerbit Buku

Kehadiran GRAMEDIA toko buku memang tidak bisa dipandang sepele. Apakah toko buku Gramedia sempurna? tidak punya cacat? Jawabannya belum tentu. Sebab, setiap orang pasti punya pengalaman dengan GRAMEDIA, entah itu baik atau pengalaman buruk. 
Sekalipun menjamurnya toko-toko buku di Indonesia terutama di kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, Semarang, Medan, Surabaya, Yogya, Makassar, Menado, Banjarmasin, Bima. Orang masih saja taunya GRAMEDIA, bukan toko buku yang lain. 
Perkembangan teknologi tampaknya dipandang secara serius oleh GRAMEDIA, karena itu toko buku GRAMEDIA membuka layanan online http://www.gramediaonline.com/

Hadirnya toko buku GRAMEDIA online memberikan alternatif memasarkan produk kepada calon pembeli, terutama bisnis buku.Melalui situs Gramedia Online, para pembaca bisa membeli buku kesayangan mereka. Caranya mudah dengan mengklik konten buku yang akan dibeli, admin gramedia online langsung memroses pesanan Anda. 

Sama seperti tokobuku offline, Gramedia online pun menyediakan peralatan kantor , alat tulis sekolah, alat-alat olahraga , peralatan musik, sampai alat-alat elektronik, lagu-lagu dan film-film kesayangan. Jika menggunakan kartu kredit atau ATM, Anda bisa melakukan transaksi melalui mesin ATM yang tersedia. Untuk lebih mudah lagi, Anda bisa menjadi anggota /member /card dengan perusahaan tertentu yang bekerjasama dengan pihak Gramedia.

Tidak heran, Gramedia Online pun pada akhirnya menjadi tumpuan bagi penerbit-penerbit buku untuk menjual buku-buku yang beraneka tema dengan harga bersaing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melepas Belitan Wahabi, Dilengkapi Cara Shalat Nabi

Buku Melepas Belitan Wahabi diberi kata sambutan oleh: 1. Ustad Najib Sanusi Lubis. 2. Ustad H. Hafiz Yazid. 3. Abuya Tgk H. Jama;uddin Wali 4. Tgk H. Baidhawi Adnan (Abati) 5. Abu H. Marhaban Adnan 6. Tgk Abdul Hamid Laduny 7. Abu Wahab 8. Ustad Bakri (Abun) 7. Ustad Ja'far Al-Munziri 8. Abdullah Habib, Kyai Langitan 9. Buya H. Nasrial BA. DT. Rangkayao Dirajo 10. Ustad M. Arif Pasaman Koto Mojobasa 11. Bupati Aceh Barat Daya, Drs. HT. Burhanuddin Sampe, MM. 12. Dayah Budi Malikusshaleh 13. Buya Muhammad Jali Sadana Profil Singkat: Ustad Abi Maulana Syarifuddin Bin Husin kelahiran desa Pantai Jempa Kec. Bandar Pusaka, Aceh Tamiang.  Harga buku Rp. 200.000, belum termasuk ongkos kirim. Disusun dengan bahasa yang sangat sederhana sehingga mudah dipahami.

Tanyalah Aku Sebelum Kehilangan Aku

Imam Ali k.w. berkata: "Wahai manusia, bertanyalah kepadaku sebelum kalian kehilangan aku. Sesungguhnya aku ini lebih mengetahui jalan-jalan langit daripada jalan-jalan bumi. Bahkan, aku mengetahui sebelum bencana itu terjadi dan menghempaskan impian-impian umat ini." Harga buku Rp. 67.000

Psikologi Ilmu Jiwa dalam Pandangan Ibn SIna

Setiap filosof tidak pernah luput dari pembahasan ten­tang jiwa manusia, karena jiwa merupakan bagian yang paling dekat dengan [diri] kita dan sangat mis­te­rius. Tetapi, setiap kali para pemikir mengira bahwa me­reka sudah mengetahui lebih banyak ten­tang jiwa, me­nyelami hakikatnya, menyingkap raha­sia­nya dan me­ngenali esensinya, ternyata mereka men­­­dapati ilmu itu laksana fatamorgana dan esensi jiwa sebagai feno­me­­na yang menarik. Bukti pentingnya karya Ibn Sînâ tentang jiwa dan pe­ngaruhnya yang besar pada Abad Pertengahan ada­lah bahwa karya itu telah diterjemahkan ke dalam ba­hasa Latin dan tersebar luas di kalangan filosof Eropa. Ini­ diperkuat oleh beberapa manuskrip Ibn Sînâ yang masih tersimpan di perpustakaan-per­pus­ta­kaan Ero­pa­ sampai sekarang dan berjumlah sekitar 45 manus­krip. Pemikiran Eropa masih sangat dipengaruhi karya-kar­­ya Ibn Sînâ sejak abad ke-12 M hingga abad ke-17 M, ketika muncul Rene Descartes yang banyak me­ng­u­tip argumentasi Ibn Sînâ dalam m...