Langsung ke konten utama

Game Favorit Online Menurut Alexa

    Board Games (1,979)
    Card Games (1,103)
    Coin-Op (451)
    Conventions (119)
    Developers and Publishers (29)
    Dice (46)
    Gambling (1,843)

    Game Studies (96)
    Hand-Eye Coordination (36)
    Hand Games (23)
    History (6)
    Miniatures (705)
    Online (1,379)
    Paper and Pencil (26)

    Party Games (154)
    Play-By-Mail (43)
    Play Groups (37)
    Puzzles (580)
    Resources (19)
    Roleplaying (2,385)
    Tile Games (88)

    Trading Card Games (337)
    Video Games (35,623)
    Yard, Deck, and Table Games (121)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

membawa hati menuju ilahi

Buku ini adalah satu dari sekian karya Imam al-Ghazali (1058-1111 M), salah seorang maestro sufi. Boleh dikata, buku ini mirip sebuah ensiklopedi tematis ringkas atau pengantar singkat memasuki dunia tasawuf. Di dalamnya, dibahas dan di uraikan sekitar 50 tema beragam semisal hati, makrifat, cinta, sabar, riya', dan lain sebagainya. Dengan menyimak dan mengkaji kandungan buku ini, Anda akan beroleh bekal lebih dari sekedar cukup dalam kehidupan ini, dan hati Anda akan ditempa menjadi hati yang tulus, sehat, dan selamat menuju hadirat Ilahi, insya Allah. ISBN:978-979-1096-74-4 Pustaka Hidayah softcover 14 x 21 cm 228 hlm. Harga buku Rp 39.000

Menyisir Jejak Betawi-Batavia 1740

Sinopsis Di akhir abad ke-19, sebuah kota melahirkan etnisnya sendiri. Tradisi dan budayanya diikat oleh Islam yang bersahabat , terbuka, dan memberi ruang bagi yang lain. Proses "menjadi" itu berlangsung di tengah pahit getir perbudakan. Arsiteknya adalah orang-orang pinggiran dan dikembangkan oleh kaum berada dan terpelajar di kota. Kota itu bernama Batavia. Etnis dan budayanya disebut Betawi--Betawi pinggiran dan Betawi Tengah. Batavia dan Betawi, seperti sebuah rumah dengan penghuninya. Kota bukan lagi sekadar tempat mencari atau menghamburkan uang, tetapi menjadi tempat yang baik membangun tradisi dan mengikat kebersamaan. Dalam perjalanan waktu, ada tradisi yang memudar bahkan hilang semangat dan keindahannya. Tetapi di sisi lain, harapan akan gagasan-gagasan untuk membangun tradisi baru masih terus mengalir hingga kini. Mudah-mudahan buku ini bisa ikut membuka kembali proses "menjadi" orang Jakarta sehingga Jakarta tak lagi sekadar tempat bagi orang-ora...