Langsung ke konten utama

Game Favorit Online Menurut Alexa

    Board Games (1,979)
    Card Games (1,103)
    Coin-Op (451)
    Conventions (119)
    Developers and Publishers (29)
    Dice (46)
    Gambling (1,843)

    Game Studies (96)
    Hand-Eye Coordination (36)
    Hand Games (23)
    History (6)
    Miniatures (705)
    Online (1,379)
    Paper and Pencil (26)

    Party Games (154)
    Play-By-Mail (43)
    Play Groups (37)
    Puzzles (580)
    Resources (19)
    Roleplaying (2,385)
    Tile Games (88)

    Trading Card Games (337)
    Video Games (35,623)
    Yard, Deck, and Table Games (121)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melepas Belitan Wahabi, Dilengkapi Cara Shalat Nabi

Buku Melepas Belitan Wahabi diberi kata sambutan oleh: 1. Ustad Najib Sanusi Lubis. 2. Ustad H. Hafiz Yazid. 3. Abuya Tgk H. Jama;uddin Wali 4. Tgk H. Baidhawi Adnan (Abati) 5. Abu H. Marhaban Adnan 6. Tgk Abdul Hamid Laduny 7. Abu Wahab 8. Ustad Bakri (Abun) 7. Ustad Ja'far Al-Munziri 8. Abdullah Habib, Kyai Langitan 9. Buya H. Nasrial BA. DT. Rangkayao Dirajo 10. Ustad M. Arif Pasaman Koto Mojobasa 11. Bupati Aceh Barat Daya, Drs. HT. Burhanuddin Sampe, MM. 12. Dayah Budi Malikusshaleh 13. Buya Muhammad Jali Sadana Profil Singkat: Ustad Abi Maulana Syarifuddin Bin Husin kelahiran desa Pantai Jempa Kec. Bandar Pusaka, Aceh Tamiang.  Harga buku Rp. 200.000, belum termasuk ongkos kirim. Disusun dengan bahasa yang sangat sederhana sehingga mudah dipahami.

Pengantar Sejarah Ahlussunnah Wal-Jamaah

SAlah satu aspek yang sangat menarik untuk diamati dan ditelusiri adalah kajian Ahlusunnah Wal Jama'ah dalam perspektif kesejarahan, sehingga akan terungkap kondisi politik di masa Khulafaur Rasyidin, awal lahirnya perpecahan dalam Islam, latar belakang lahirnya berbagai aliran, hakikat istilah Ahlusunnah wal Jama'ah dan sejarah kelahirannya, yang akhirnya identik dengan dua madzhab besar dalam islam yang diikuti oleh mayoritas kaum muslimin dari dahulu hingga kini, yaitu madzhab al-As'ari dan al-Maturidi. Khilafiah antara dua madzhab ini tidak sampai pada batas saling membid'ahkan dan mengkafirkan, sebagai ciri khas Ahlusunnah wal jama'ah yang selalu menjaga kebersamaan, solidaritas, dan persaudaraan. Di buku ini terungkap juga mata rantai sanad dua madzhab tersebut dengan kaum muslimin Indonesia.  Harga: Rp. 33.000,- Hal: xiii + 200 hal.

Dalil - Dalil Aqidah dan Amaliah Nahdliyyah

Oleh: Tim Kodifikasi LBM PPL Penerbit: Lirboyo Harga buku: Rp. 16.000,- Dalam pandangan kaum Nahdliyyien, kehadiran Islam yang dibawa Rasulullah SAW bukanlah untuk menolak segala tradisi yang telah berlaku dan mengakar menjadi kultur budaya masyarakat, melainkan sekedar untuk melakukan pembenahan-pembenahan dan pelurusan-pelurusan terhadap tradisi dan budaya yang tidak sesuai dengan risalah Rasulullah SAW. Budaya yang telah mapan menjadi nilai normatif masyarakat dan tidak bertentangan dengan syariat, maka Islam akan mengakulturasikannya bahkan mengakuinya sebagai bagian dari budaya dan tradisi Islam itu sendiri. Beberapa amaliah dan ritualitas keagamaan yang bercorak budaya lokal dengan segala kekhasan tradisinya, yang dilestarikan kaum Nahdliyyien, adalah cerminan dari pandangan ini. Kaum Nahdliyyien meyakini bahwa, amaliah dan ritualitas yang bercorak lokal tersebut hanyalah sebatas teknis atau bentuk luaran saja, sedangkan yang menjadi substansi di dalamnya ...