Langsung ke konten utama

Game Favorit Online Menurut Alexa

    Board Games (1,979)
    Card Games (1,103)
    Coin-Op (451)
    Conventions (119)
    Developers and Publishers (29)
    Dice (46)
    Gambling (1,843)

    Game Studies (96)
    Hand-Eye Coordination (36)
    Hand Games (23)
    History (6)
    Miniatures (705)
    Online (1,379)
    Paper and Pencil (26)

    Party Games (154)
    Play-By-Mail (43)
    Play Groups (37)
    Puzzles (580)
    Resources (19)
    Roleplaying (2,385)
    Tile Games (88)

    Trading Card Games (337)
    Video Games (35,623)
    Yard, Deck, and Table Games (121)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buku-buku Kajian dan Pemikiran

Jurnal Antropologi Indonesia 68/Mei – Agustus 2002 (Rp. 13.000) - Konflik Sekitar Devolusi Kekuasaan Ekonomi dan Politik - Desentralisasi atau Separasi? Suatu Tinjauan dari Sulawesi Selatan - When the Elephants Fight the Grass Suffers’: Decentralisation and the Mining Industry in Indonesia Jurnal Antropologi Indonesia 69/September – Desember 2002 (Rp. 13.000) - Connectionism: Alternatif dalam Memahami Dinamika Pengetahuan Lokal dalam Globalisasi - Translation and Authenticity in Mentawaian Activism - Menuju Masyarakat Indonesia yang Multikultural Jurnal Antropologi Indonesia 70/Januari – April 2003 (Rp. 17.000) - Membangun Kembali Indonesia, Membangun Kembali Bali - After the Kuta Bombing – In Search of the Balinese ‘Soul’ - From Puiq “Silencing” to Politik: Transformations in Political Action and Cultural Exclusion from late-1990′s Jurnal Antropologi Indonesia 71/Mei – Agustus 2003 (Rp. 17.000) - Kebijakan Negara Indonesia Terhadap Etnik Tionghoa: Dari Asimilasi ke ...

Menyisir Jejak Betawi-Batavia 1740

Sinopsis Di akhir abad ke-19, sebuah kota melahirkan etnisnya sendiri. Tradisi dan budayanya diikat oleh Islam yang bersahabat , terbuka, dan memberi ruang bagi yang lain. Proses "menjadi" itu berlangsung di tengah pahit getir perbudakan. Arsiteknya adalah orang-orang pinggiran dan dikembangkan oleh kaum berada dan terpelajar di kota. Kota itu bernama Batavia. Etnis dan budayanya disebut Betawi--Betawi pinggiran dan Betawi Tengah. Batavia dan Betawi, seperti sebuah rumah dengan penghuninya. Kota bukan lagi sekadar tempat mencari atau menghamburkan uang, tetapi menjadi tempat yang baik membangun tradisi dan mengikat kebersamaan. Dalam perjalanan waktu, ada tradisi yang memudar bahkan hilang semangat dan keindahannya. Tetapi di sisi lain, harapan akan gagasan-gagasan untuk membangun tradisi baru masih terus mengalir hingga kini. Mudah-mudahan buku ini bisa ikut membuka kembali proses "menjadi" orang Jakarta sehingga Jakarta tak lagi sekadar tempat bagi orang-ora...

Rute Angkot di Kota Medan-Sumatera Utara Lengkap

1. CV. Desa Maju 45, Rute: Letda Sujono / Batas Kota – Jln. Gaperta . PP 2. PT. Mars 13, Rute: P. Mandala / Batas Kota – Tj. Gusta Sukadono. PP 60, Rute: Aksara- Hayam Wuruk- Pd. Bulan- Pasar I 65, Rute: Tembung / Batas Kota – Bagan Deli / Belawan. PP 70, Rute: P. Mandala / Batas Kota – T. P Baris. PP 71, Rute: Tj. Gusta – Tembung / Batas Kota. PP 45, Rute: B. Katamso / Batas Kota – Pasar V / Batas Kota. PP 128, Rute: Jln. Letda Sujono / Batas Kota-Belawan/Gabion. PP 129, Rute: Jln. B. Katamso / Bts Kota – Belawan / Gabion. PP 130, Rute: Tj. Selamat / Bts Kota – Belawan / Gabion. PP 131, Rute: Jln. Jamin Ginting / Bts Kota – Gabion. PP 133, Rute: Tj. Selamat / Bts Kota – P. Pasar / Bts Kota. PP 3.CV. Mitra Transport 141, Rute: Pancur Batu / Bts Kota – P. Mandala / Bts Kota. PP 142, Rute: Pancur Batu / Bts Kota – Gabion Belawan. PP 143, Rute: Tembung Psr X / Bts Kota – Tj. Anom / Bts Kota. PP 144, Rute: Desa Martoba / Desa Kelambir V / Bts Kota. PP 145, Rute: Tj....