Langsung ke konten utama

PT. Pustaka Hidayah Mengucapkan Selamat Berpuasa Ramadhan 1432 H

Keluarga besar PT. Pustaka Hidayah mengucapkan "Mohon Maaf Lahir dan Batin." Semoga ramadhan kali ini adalah Ramadhan yang Kurindukan kehadirannya. Ingat, saat Ramadhan Jangan Asal Sabar, Jangan Asal Shalat, Jangan Asal Zikir, Jangan Jadi Munafik, Jangan Asal Beriman, Jangan Tinggalkan Shalat Jumat supaya Lebih Dekat Kepada Allah.

Perbanyak amal dengan 79 Macam Shalat Sunnat, Wirid Harian, 70 Shalawat Pilihan, 135 Shalawat Nabi. Setiap selesai Shalat Seperti Nabi lanjutkan dengan membaca Doa Para Nabi Doa Suci Keluarga Nabi, Doa Ziarah, Doa-doa Penyembuh, Doa-doa Ruqyah. Sebab, doa adalah Perisai Gaib yang sanggup Menangkis Bisikan Jahat.

Di mana pun engkau berada, Hijrahlah Menuju Allah, Bawalah Hati Menuju Ilahi dengan Memerangi Hawa Nafsu dan Menebus Dosa, karena dalam dirimu, Manusia Langit-Manusia Bumi, engkau adalah Anak-anak Zaman yang senantiasa
berada Di Antara Ahli Surga dan Neraka, AwaS! Tipu Daya Setan.

Agar Tidak Sesat, Belajarlah dari Kaum Sufi, Bercermin pada Ahklak Nabi, Berguru Pada Ibrahim.
Puasa Ramadhan—Puasa Bersama Sufi itu yang membedakan Islam dengan agama lain. Inilah Islam, Islam & Tantangan Zamam, Islam Agama Protes, Islam Biang Ketakutan Islam Happy Ending, Islam Untuk Kedamaian Dunia, Islam "Mazhab" Masa Depan.

Keluarga besar PT. Pustaka Hidayah mendoakan agar Anda semua Mencapai Jiwa Yang Tenteram, Keluar dari Kemelut, Bahagia Dalam Bencana, Be A Rich Man, Bebas Dari Jerat Dunia, jitu dalam Merancang Masa Depan Si Buah Hati, Rumah Tangga berkah seperti Baitun Nubuwah. I Feel Great, I'm Ok You're Ok.

Inilah saat yang tepat untuk Menengok Kembali Islam Kita, Menerjang Rasa Takut,Bertindak Menurut Kehendak Ilahi.

Selamat Berpuasa 1432 Hijriah
Editor Senior Pustaka Hidayah, Setiadi R. Saleh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melepas Belitan Wahabi, Dilengkapi Cara Shalat Nabi

Buku Melepas Belitan Wahabi diberi kata sambutan oleh: 1. Ustad Najib Sanusi Lubis. 2. Ustad H. Hafiz Yazid. 3. Abuya Tgk H. Jama;uddin Wali 4. Tgk H. Baidhawi Adnan (Abati) 5. Abu H. Marhaban Adnan 6. Tgk Abdul Hamid Laduny 7. Abu Wahab 8. Ustad Bakri (Abun) 7. Ustad Ja'far Al-Munziri 8. Abdullah Habib, Kyai Langitan 9. Buya H. Nasrial BA. DT. Rangkayao Dirajo 10. Ustad M. Arif Pasaman Koto Mojobasa 11. Bupati Aceh Barat Daya, Drs. HT. Burhanuddin Sampe, MM. 12. Dayah Budi Malikusshaleh 13. Buya Muhammad Jali Sadana Profil Singkat: Ustad Abi Maulana Syarifuddin Bin Husin kelahiran desa Pantai Jempa Kec. Bandar Pusaka, Aceh Tamiang.  Harga buku Rp. 200.000, belum termasuk ongkos kirim. Disusun dengan bahasa yang sangat sederhana sehingga mudah dipahami.

Shalat Ahli Makrifat-Imam Khomeini

Shalat dan juga semua ritus ibadah lainnya memiliki aspek batin, inti, dan hakikat yang berbeda dari bentuk dan aspek lahiriahnya. Kebenaran pemyataan ini bisa dipahami dari salah satu hadis Nabi saw. berikut ini: "Dua orang dari umatku mengerjakan shalat. Rukuk dan sujud mereka sama, tetapi di antara shalat mereka berdua ada perbedaan sejarak langit dan bumi." Bagi ahli makrifat, shalat adalah kendaraan (burâq) dan tangga mikraj menuju hadirat Allah. Selama shalat seseorang masih berupa "bentuk shalat" dan tidak sampai pada batin dan rahasianya, maka ia masih tetap sekadar "bentuk manusia" dan tidak sampai pada hakikat manusia. Ada kalanya ibadah-ibadah yang telah kita lakukan selama lima puluh tahun atau lebih—sebagaimana disebutkan dalam sabda Nabi saw.—tidak erpengaruh baik pada hati kita, namun justru memperburuknya. Dan karena itu pula shalat yang selama ini kita lakukan, yang semestinya mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar, tidak pernah men...

Buku-buku Kajian dan Pemikiran

Jurnal Antropologi Indonesia 68/Mei – Agustus 2002 (Rp. 13.000) - Konflik Sekitar Devolusi Kekuasaan Ekonomi dan Politik - Desentralisasi atau Separasi? Suatu Tinjauan dari Sulawesi Selatan - When the Elephants Fight the Grass Suffers’: Decentralisation and the Mining Industry in Indonesia Jurnal Antropologi Indonesia 69/September – Desember 2002 (Rp. 13.000) - Connectionism: Alternatif dalam Memahami Dinamika Pengetahuan Lokal dalam Globalisasi - Translation and Authenticity in Mentawaian Activism - Menuju Masyarakat Indonesia yang Multikultural Jurnal Antropologi Indonesia 70/Januari – April 2003 (Rp. 17.000) - Membangun Kembali Indonesia, Membangun Kembali Bali - After the Kuta Bombing – In Search of the Balinese ‘Soul’ - From Puiq “Silencing” to Politik: Transformations in Political Action and Cultural Exclusion from late-1990′s Jurnal Antropologi Indonesia 71/Mei – Agustus 2003 (Rp. 17.000) - Kebijakan Negara Indonesia Terhadap Etnik Tionghoa: Dari Asimilasi ke ...